Arigato Gozaimasu   Leave a comment

Kisah dari sebuah keluarga Indonesia yang tinggal di Jepang. “Di mobil, perjalanan ketika Abi Rahman baru menjemput ummi Syahid di eki ( stasiun ) setelah tiba dari perjalanan ke luar kota. “Mas,… tadi abang ( panggilan untuk putra sulung mereka ) jadi latihan karate kan ?”, Tanya ummi Syahid pda Abi rahman
“Jadi kog, tau ngga dek, tadi abang waktu kubangunin tidur siang bilang apa?Masa’ abang baru aja melek langsung bilang gini, “Abi, okoshitekurete arigatou nee”. ( Abi udah bangunin abang makasih yaa…).
“Anak itu emang udah nihonjin ( orang Jepang ) banget”, komentar suami ummi syahid lebih lanjut. Ummi syahid hanya tersenyum, sambil membayangkan si abang.
“Iyaa bener juga, masa’ cuman perkara dibangunin dari tidur siang aja begitu melek masih sempet-sempetnya inget untuk bilang arigato ( terimakasih ), kata ummi syahid dalam hati.
Ummi syahid lantas teringat kejadian beberapa hari yang lalu sepulang dari kampus membawa sisa camilannya yang tidak habis dimakan di lab. Abang menyambut ummi syahid sambil bertanya, “Ummi, kore tabete ii ?” (Ummi, ini boleh abang makan ?)
Ketika melihat ummi syahid mengangguk si abang lantas berkata “Ummi, arigatou nee… oishii mono katte kurete, arigatou” . ( Ummi, makasih yaa udah beliin abang makanan enak ).
Deeg,… ummi syahid tersenyum kecut sambil melihat camilan yang mungkin sudah tidak sampai sepertiga lagi isinya. “Duuh,… kesindir anak kecil niih”, gumamnya. Padahal camilan itu bukanlah makanan yang mewah atau enak sekali, dan kurasa cukup sering ummi syahid membelikan anak-anak panganan kecil semacam itu. Tapi entah mengapa, apresiasi yang diberikan seakan-akan melebihi apa yang diterimanya. Hhmm…khas nihonjin (orang Jepang).
Memang begitulah salah satu budaya yang baik dari orang Jepang, lidah mereka terasa ringan untuk mengucapkan terima kasih. Jangankan untuk hal-hal yang besar, untuk hal-hal sepele saja orang Jepang mudah sekali memberikan apresiasi.
Contoh yang sering dijumpai adalah bila kita masuk ke sebuah toko, walaupun kita tidak membeli sesuatu, katakanlah hanya sekedar window shopping, saat kita keluar dari toko, pelayan akan langsung memasang senyum dan mengucapkan arigatou gozaimasu ( terima kasih ) sambil sedikit membungkukkan badannya. Bagi orang Jepang kata-kata “Terima kasih” lazim diucapkan sampai tiga kali. Pertama, disaat mereka menerima barang atau bantuan jasa. Kedua, selang beberapa hari kemudian biasanya orang Jepang akan telfon untuk mengucapkan terima kasih atau pada kasus terhadap orang yang dihormati, biasanya mereka akan mengirimkan kartu pos tertulis ucapan terima kasih. Ketiga, saat jumpa kembali, mereka akan spontan mengatakan “Senjitsu domo arigatou” ( Terima kasih yaa untuk kejadian waktu itu ).
Duh indahnya,… bila menerima perlakuan baik, mereka akan benar-benar mengingat dan menghargai. Belum lagi kebiasaan mereka berbalas hadiah, bila kita memberikan sesuatu hadiah, jangan heran bila selang beberapa hari mereka akan mengirimkan hadiah balasan sebagai ungkapan terima kasih.
Coba mari kita buka lembaran hadist, sebenarnya Rasulullah SAW manusia agung yang dirahmati Allah, 14 abad yang lampau telah mengajarkan kita untuk berlaku serupa. Sebagaimana tertera dalam sebuah hadist yang bersumber dari Hadath Asy’as ra. Rasulullah SAW bersabda : “Orang-orang yang paling banyak bersyukur kepada Allah ialah orang-orang yang paling banyak bersyukur/berterima kasih pada orang-orang “. ( Al-Mu’jam Al Kabir Lit-Tabrani ). “syukran katsir” ( terima kasih banyak ) “Jazakumulloh khoiron katsiroo” ( Semoga Allah membalas kebaikanmu dengan lebih baik dan banyak ).

Posted Februari 3, 2009 by perhiasandunia in 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: