Ramadhan Rindu Di Jepang   Leave a comment

angin nan sepoi berhembus menghapus panasnya hari , diselimuti awan mendung menjadikan teduh sore ini menyambut bulan yang di rindui… Ahlan wa Sahlan Ramadhan…selamat datang bulan Ramadhan…いらっしゃいませ ラマデャン . edisi Ramadhan ke-2 di negeri sakura 1434 H.

Alhamdulillahirabbil’alaamiin akhirnya dipertemukan lagi dengan Bulan suci ramadhan, menghapus rinduku dalam 11 bulan penantiannya. Karena kalau bulan ramadhan itu rasanya  beda dengan bulan-bulan lainnya. Hati lebih tenang, perasaan lebih senang, dan ibadah makin menantang.

Kenapa menantang????jadi inget taujih ustadz jaman doeloe…bahwa memasuki bulan Ramadhan seperti di arena balapan motor. karena ramadhan saatnya tancap gas gigi 4 bukan gigi 1. dan bukan saatnya baru memanaskan mesin motor, untuk berlomba- lomba mencapai finish kemenangan…artinya ramadhan adalah waktu dimana untuk berlomba2 dalam peningkatan amal ibadah untuk lebih dekat lagi dengan Alloh SWT yang sudah diancang2 11 bulan sebelumnya …jadi tinggal ngebut aja…asal ngebutnya dikendalikan dengan target2 ibadah semaksimal kemampuan kita agar ngebutnya gak kepleset.

Selain itu ramadhan kali ini beda juga karena kalau ramadhan kemarin hanya bersama suami kini ramadhan bersama anak, putra kami tercinta nan shalih insyAlloh yahya yuki Ayashramadhan yahya. Jadi lebih menantang karena aku harus berpuasa dalam kondisi sedang menyusui. Sedangkan untuk akhir ramadhan tahun kemarin, berpuasa ketika hamil. Berpuasa saat sedang menyusui tidaklah mudah. Aku harus benar2 memikirkan kondisi Anakku tercinta (yahya yuki Ayash) yang masih berumur hampir 3 bulan. Jadi bulan ini adalah masa dia masih membutuhkan ASI (Air Susu Ibu). Aku harus pinter-pinter mengatur makanan yang kumakan saat berpuasa agar tercukupi gizi dan nutrisinya.

Awal Ramadhan

Tidak beda dengan ramadhan bulan kemarin, di Jepang terdapat perbedaan pendapat mengenai 1 ramadhan. Dari KMII Jepang (Keluarga Masyarakat Islam Indonesia) menetapkan Selasa,9 Juli 2013 dan lihat status FB temen yang tinggal di Jeddah juga kemungkinan Selasa, 9 Juli 2013. Jadi saya memutuskan untuk ikut puasa tanggal 9 Juli 2013 dengan landasan ikut jeddah dalam hadis nabi dikatakan bahwa kurang lebih bunyinya “apabila hilal sudah dilihat seorang muslim maka akan berlaku untuk semua muslim”. Nah artinya klo Jeddah selasa, maka saya pun Selasa.

Selasa malam  saya dan suami pun tarawih dan sahur. Paginya saya baru buka berita lagi di Internet ternyata ada info terbaru dari  Islamic Center Japan mengumumkan
the 1st Ramadan h1434 will be on Wednesday 10/7/2013, as the moon has neither been sighted in Japan, and nor in Malaysia. Haduh jadi bingung dan ragu-ragu dan kulihat hampir seluruh dunia termasuk Jeddah juga mengkoreksi tanggal 1 ramadhan jatuh pada hari Rabu 10 Juli 2013. Maka siang itu juga aku batalkan puasanya. hehehehe…so Ikut puasa besok rabu 10 Juli 2013.

Tarawih….

Rabu Malam akhirnya tarawih bersama-sama kembali dan sahur bersama suami. menu sahur kali ini dengan rendang Sapi dan sayur sawi putih dan tahu. Nikmat sekali dan hati lebih tenang daripada tarawih dan sahur kemarin karena masih ragu2. Jadi Happy first ramadhan days…

Totemo atsui…

Bener-bener panas hari pertama ramadhan, maklum karena Ramadhan jepang kali ini di musim panas lagi. Suhu sekitar 30-39 derajat celcius. puanas banget, lihat berita TV di Jepang hampir 20 orang per hari terkena hearthstroke/serangan panas yang dilarikan ke RS. Alhamdulillah untungnya saya Ibu rumah tangga yang aktivitasnya cukup di dalam rumah saja.

Buka Puasa pertama

Alhamdulillah Alloh SWT beri kekuatan padaku untuk berpuasa hari ini bisa finish. Karena puasa di musim panas kurang lebih 16 jam. Sahur sekitar pukul 02.30, buka kira-kira pukul 19.00 . “Yatta! segera berbuka setelah seharian puasa, maklum Ibu menyusui..rasanya haus dan lapar bangget”…Alhamdulillah hari ini berbuka dengan kolak Ubi, kaboja dan pisang..oishiii katta dilanjut makan nasi dengan sayur tumis terong dan buah semangka penutupnya…segerrrnya…

Semoga Alloh memberi kekuatan dan kemampuan puasa hingga akhir ramadhan…aamin

Sedikit mengingat Fiqh Siyam bahwa shaum /puasa ramadhan adalah kewajiban bagi seorang muslim. karena wajib jadi klo ngaku muslim gak perlu nawar lagi lah, harga pas teman-temans…. kemudian tujuan shaum ini adalah agar muslim itu bertaqwa… taqwa itu menjalankan perintahNya dan menjauhi larangaNya… karena dengan taqwa ini, kita akan mudah kembali ke jalan lurus/benar kalau melenceng jalannya. karena tahu sendiri kita mah cuma manusia yang tidak hanya kadang tapi sering lier, melenceng-lenceng dikit bahkan kadang keluar track…maka taqwa adalah penjaganya…klo bekal taqwa ini penuh maka kita tak kan takut kelaparan(kelaparan iman, islam dan ihsan) di 11 bulan selanjutnya ..jadi dengan puasa kita charger batere taqwa kita…nanti biar gak loyo…klo masalah pahala di bulan ramadhan…ndak perlu dijelaskan karena terlalu banyak tapi yang jelas puasa ini pahalanya Spesial dari sisi Alloh SWT.

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS.Al-Baqarah:183)

.. Selamat menunaikan ibadah Puasa Ramadhan 1434 H

Irumashi, Saitama Jepang

Posted Juli 12, 2013 by perhiasandunia in new life in japan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: